Mengenal Microsoft Azure Cloud Computing

Microsoft Azure

Microsoft Azure biasanya digambarkan memiliki “potensi yang tak terbatas” dan “kemungkinan tak terbatas”. 

Tetapi apa yang sebenarnya dilakukan oleh Azure dan apa manfaatnya untuk perusahaan anda?

Pada artikel ini, kita akan mengenal lebih dekat tentang Microsoft Azure, salah satu platform cloud computing yang cukup populer di dunia. Yuk simak pembahasan selengkapnya.

Apa itu Microsoft Azure

Microsoft Azure, sebelumnya dikenal sebagai Windows Azure, adalah platform komputasi awan (cloud computing) publik milik Microsoft.

Azure menyediakan berbagai layanan cloud, termasuk komputasi, analitik, penyimpanan, dan jaringan.

Pengguna dapat pick and choose dari layanan ini untuk mengembangkan dan menskalakan aplikasi baru, atau menjalankan aplikasi yang ada di cloud publik.

Latar Belakang Sejarah Microsoft Azure

Pada awal kemunculan Microsoft Azure, perusahaan Microsoft meresmikan Windows Azure pada awal Oktober 2008, namun baru bisa ditayangkan setelah Februari 2010. 

Kemudian pada tahun 2014, Microsoft mengubah namanya dari Windows Azure menjadi Microsoft Azure. 

Azure menyediakan platform layanan untuk .NET, SQL, dan banyak layanan lainnya. Dengan keberanian Azure untuk membantah opini orang awam terhadap cloud, Microsoft Azure sukses untuk memberikan solusi kepada banyak perusahaan.

Hingga saat ini ada 2 versi rilis yang dimiliki Azure, Microsoft Azure v1 dan Microsoft Azure v2.

Pada Microsoft Azure v1 fokus lebih kepada skrip JSON sedangkan pembaharuan untuk v2-nya adalah dengan UI interaktif untuk penyederhanaan dan pembelajaran yang mudah.

Keuntungan Azure untuk bisnis

Dengan Azure, keuntungan bisnis yang akan anda dapatkan antara lain :

  • Modal yang lebih sedikit

Microsoft Azure akan membuat bisnis Anda tidak perlu khawatir untuk mengeluarkan biaya perangkat keras.

Anda cukup membayar sesuai kebutuhan yang anda gunakan dan menikmati model subscription yang dapat di sesuaikan dengan budget anda. 

  • Lebih Sedikit Biaya Operasional

Azure memiliki biaya operasional yang rendah karena berjalan di servernya sendiri yang satu-satunya tugasnya adalah membuat cloud berfungsi dengan baik dan bebas dari bug, hal ini tentunya jauh lebih dapat diandalkan daripada server milik anda sendiri.

  • Hemat Biaya

Jika anda menyiapkan server sendiri, anda perlu menyewa tim teknis untuk memantau dan memastikan semuanya berfungsi dengan baik.

Selain itu, mungkin ada situasi dimana tim teknis tersebut membutuhkan terlalu banyak waktu untuk menyelesaikan masalah yang terjadi di server.

Tentunya hal ini sangat tidak efektif jika dibandingkan menggunakan server pada Azure.

  • Opsi Back-up dan pemulihan yang mudah

Dalam situasi berbahaya, anda dapat memulihkan semua data anda dalam satu klik tanpa mempengaruhi proses bisnisnya.

Dengan solusi back-up dan pemulihan berbasis cloud ini, anda dapat menghemat waktu, menghindari investasi awal yang besar, dan mengurangi keterlibatan tenaga ahli pihak ketiga dalam budget Anda.

  • Mudah dalam implementasi

Hanya dengan beberapa klik, Anda dapat dengan mudah mengimplementasikan model bisnis anda di Azure. Bahkan ada beberapa tutorial untuk membuat anda belajar lebih cepat dan menerapkannya.

  • Keamanan yang lebih baik

Azure memberikan lebih banyak keamanan daripada server lokal. Azure dapat menjadi penyelamat untuk bisnis anda ketika dalam keadaan berbahaya, bahkan ketika sumber daya yang anda miliki telah dirugikan.

Cloud pada Azure akan tetap menyala dalam keadaan apapun, hal inilah yang dapat menyelamatkan data-data penting dan aplikasi bisnis anda.

  • Bekerja dari mana saja

Azure memberikan anda kebebasan untuk bekerja dari mana saja dan dimana saja. Hanya dengan koneksi jaringan dan kredensial, anda sudah dapat mengakses layanan cloud dengan mudah.

  • Peningkatan kolaborasi

Dengan Azure, anggota tim dapat mengakses, mengedit, dan berbagi dokumen apa saja, kapan saja, dan dari mana saja. Mereka dapat bekerja dan mencapai tujuan secara bersama-sama. 

Fitur-fitur pada Microsoft Azure

1. Compute

Termasuk Virtual Machine, set skala Virtual Machine, serverless computing, layanan fabric untuk microservices, dan layanan cloud untuk membangun aplikasi dan API berbasis cloud.

2. Networking

Ada berbagai tools jaringan dalam Azure, seperti Virtual Network, yang dapat terhubung dengan data center lokal; Load Balancer; Application Gateway; VPN Gateway, dan yang lainnya.

3. Storage

Termasuk didalamnya Blob, Queue, Penyimpanan File dan Disk, serta penyimpanan Data Lake, backup dan pemulihan situs, dan seterusnya.

4. Web + Mobile

Membuat aplikasi berbasis web dan mobile sangat mudah karena mencakup beberapa layanan untuk membangun dan menyebarkan aplikasi.

5. Container

Azure memiliki properti yang mencakup Container Services, yang mendukung Kubernetes, DC/OS atau Docker Swarm, dan Container Registry, serta alat untuk microservices.

6. Database

Azure menyertakan beberapa database berbasis SQL dan semacamnya.

7. Data + Analytics

Azure memiliki tools untuk big data seperti HDInsight untuk Hadoop Spark, R server, HBase dan Storm clusters.

8. AI + Cognitive Services

Azure mengembangkan aplikasi dengan kemampuan kecerdasan buatan, seperti Computer Vision API, Face API, Bing Web Search, Video Indexer, dan Language Understanding Intelligent.

9. Internet of Things

Mencakup layanan IoT Hub dan IoT Edge yang dapat dikombinasikan dengan berbagai layanan Machine Learning , analitik, dan komunikasi.

10. Security + Identity

Termasuk Security Center, Azure Active Directory, layanan Key Vault dan Multi-Factor Authentication.

11. Developer Tools

Termasuk layanan pengembangan cloud seperti Visual Studio Team Services atau yang sekarang dikenal dengan Azure Devops, Azure DevTest Labs, HockeyApp mobile app deployment and monitoring, Xamarin cross-platform mobile development dan sebagainya.

Itulah penjelasan singkat mengenai apa itu, sejarah, keuntungan, dan fitur-fitur Microsoft Azure. Semoga bermanfaat, terima kasih telah membaca.

Exit mobile version