instagram marketing

9 Tips Instagram Marketing yang Ampuh untuk Bisnis Anda

Instagram telah berkembang menjadi media sosial yang tidak hanya digunakan sebagai media berkomunikasi dan berbagi foto dan video.

Lebih jauh lagi Instagram telah menjadi platform bisnis yang berfungsi sebagai media promosi atau marketing.

Pada artikel kali ini Ngoolie.id akan berbagi mengenai tips Instagram marketing yang ampuh untuk memperkenalkan dan meningkatkan penjualan produk anda.

Tetapi sebelum itu kita akan membahas apa dan mengapa Instagram Marketing ini sangat diminati oleh pelaku bisnis baik brand lokal maupun internasional.

Apa itu Instagram Marketing?

Dikutip dari Claire Brenner dari G2 Learn Hub, secara umum, Instagram marketing merupakan segala cara atau aktivitas promosi yang dilakukan oleh pelaku bisnis agar dapat terhubung dengan audience dan memasarkan produk mereka.

Biasanya, terdapat dua jenis marketing, yaitu gratis (organik) dan berbayar. Promosi organik merupakan suatu bentuk promosi yang tidak melibatkan iklan berbayar.

Pada aplikasi Instagram, bentuk dari promosi organik dapat berupa photo post, video post, IGTV, Reels, Instalive, dan Instastory. Yang mana fitur-fitur tersebut dapat digunakan secara gratis untuk mempromosikan sebuah produk.

Sebaliknya promosi berbayar merupakan bentuk promosi yang melibatkan iklan berbayar di Instagram yang mana dapat meliputi penggunaan Instagram Ads, influencer atau selebgram.

Mengapa Instagram Marketing Sangat Efektif?

Aktivitas promosi atau marketing di Instagram diakui sangat ampuh dalam mengembangkan bisnis dan mempromosikan brand yang pada akhirnya mendorong pada peningkatan hasil penjualan.

Oleh karena itu, saat ini banyak sekali brand atau merek baik yang sudah populer maupun baru sangat aktif dan giat melakukan aktivitas promosi untuk memperkenalkan produknya melalui Instagram.

Sebagai calon pembeli, tentu kita akan sangat senang jika bisa mendapatkan informasi dan foto yang lebih detail dari sebuah produk yang akan kita beli.

Itulah kenapa kita cenderung mencari akun Instagram dari sebuah brand yang akan kita beli produknya.

Tujuannya adalah untuk melakukan riset terhadap produk tersebut, sekaligus mencari informasi terkait feedback dari pelanggan yang sudah membelinya, yang biasanya akan ada di dalam kolom komentar atau pada Instastory yang secara spesifik dibuat untuk menampilkan atau repost feedback dari pelanggan.

Penelitian yang dilakukan oleh Allie Decker dari HubSpot menunjukkan bahwa sekitar 90% pengguna aktif Instagram setidaknya mem-follow satu akun bisnis yang berelasi pada brand tertentu.

Menurut data statistik pada Facebook for Business tentang bagaimana Instagram memperkenalkan merek dan meningkatkan penjualan, 87 % dari orang yang disurvey mengatakan bahwa mereka mengambil keputusan setelah melihat informasi produk di Instagram, seperti follow atau mengikuti brand tersebut, mengunjungi websitenya, atau bahkan melakukan pembelian online.

Masih berdasarkan data statistik pada Facebook for Business dinyatakan bahwa 79% orang yang disurvey mengatakan akan mencari informasi lebih lanjut lagi terkait produk yang mereka baru saja lihat di Instagram. Setelah mereka melihat produk tersebut, 46% di antaranya akan membeli produk tersebut baik secara online maupun secara offline.

Menurut Michael A. Stelzner dari Social Media Examiner, 38% dari para pelaku marketing di Instagram mengaku bahwa mereka mendapat manfaat dari promosi yang sudah mereka jalani di platform ini.

Manfaat yang mereka nikmati yaitu berupa perkembangan bisnis yang pesat dan peningkatan kekuatan brand mereka di pasar, menurut Lindsay Liedke dari Startup Bonsai.

9 Tips Instagram Marketing

Melakukan kegiatan promosi produk atau jasa melalui Instagram tidak hanya sekadar mem-posting foto atau video secara rutin.

Agar proses promosi dapat membuahkan hasil yang maksimal dan dapat menjangkau banyak pengguna, maka perlu dilakukan strategi yang tepat dalam melakukan promosi di platform ini.

Berikut ini 9 tips untuk melakukan Instagram marketing yang akan membuat brand produk anda lebih dikenal dan meningkatkan penjualan.

1. Gunakan business account

Melakukan Instagram marketing harus diawali dengan pembuatan akun khusus untuk keperluan berbisnis. Dengan akun bisnis ini anda lebih terkesan professional oleh audience anda.

Akun bisnis juga memudahkan konsumen untuk menghubungi anda.

Selain itu, terdapat banyak kelebihan jika anda menggunakan akun bisnis dibanding akun pribadi.

Anda dapat menggunakan lebih banyak fitur yang hanya tersedia untuk akun bisnis, seperti adanya akses terhadap Insights, Ads, dan Shopping.

Sebagai contoh, Insights adalah fitur yang dapat digunakan untuk analisa dan memberikan data statistik mengenai pengunjung anda.

Dengan fitur tersebut, anda dapat lebih mengenali karakteristik audience atau pengunjung anda. Dengan begitu, anda dapat memaksimalkan strategi promosi produk anda untuk meningkatkan penjualan.

2. Tentukan tujuan dan sasaran audience

Sebelum melakukan promosi melalui Instagram, tentukan terlebih dahulu tujuan dari promosi yang anda lakukan.

Tentukan hasil apa yang anda harapkan dari aktivitas marketing di Instagram. Apakah anda ingin menguatkan brand anda, meningkatkan brand awareness, mencari inspirasi baru untuk mengembangkan produk, atau anda ingin menjadi distributor dari suatu produk dan menjualnya secara langsung lewat platform ini?

Tentukan juga sasaran audience anda. Apakah anda menyasar para pekerja kantoran, freelancer, beauty vlogger, mahasiswa, orang tua, atau masyarakat lainnya?

Kedua hal ini harus ditentukan terlebih dahulu, agar profil dan isi konten anda dapat disesuaikan dengan tujuan dan target audience anda.

3. Optimalkan business profile

Agar audience dapat menangkap kesan pertama yang mendalam, maka anda harus mengoptimalkan profil bisnis anda.

Profil bisnis anda akan sangat dipengaruhi oleh tujuan promosi dan sasaran audience anda.

Pastikan agar profil anda dapat memberikan kesan profesional kepada siapapun yang melihatnya.

Profil bisnis anda dapat dipengaruhi dari username, profile picture, display name, dan tulisan pada bio anda.

Dengan maksimal 150 karakter, pastikan anda dapat mendeskripsikan bisnis anda secara informatif lewat tulisan pada bio Anda.

Jangan lupa untuk menambahkan link website dan kata-kata call-to-action (CTA) sebagai sarana untuk berinteraksi secara langsung dengan audience anda.

Berikut ini contoh business profile dari Lonely Planet yang menurut Ngoolie.id cukup simple namun tetap informatif.

lonelyplanet-ig
Sumber: instagram.com/lonelyplanet/

4. Gunakan fitur Insights

Salah satu fitur yang khusus disediakan untuk akun bisnis yaitu Insights. Seperti namanya, Insights memberikan segala insight atau “pemahaman yang mendalam” terkait akun bisnis anda.

Fitur ini menyajikan semua data statistik mengenai audience impression, data engagement, dan demografi dari pengguna yang mem-follow akun bisnis anda, seperti usia, jenis kelamin, dan lokasi dari followers anda. Berikut ini salah satu contoh Insights.

Sumber: neilpatel.com

5. Bagikan konten yang menarik secara visual

Ingat selalu bahwa Instagram merupakan media sosial yang berbasis visual (foto dan video).

Oleh karena itu, keberhasilan promosi anda juga dipengaruhi oleh kualitas foto dan video yang diunggah.

Anda tidak perlu merekrut fotografer atau videografer profesional untuk menyiapkan konten anda, namun setidaknya pastikan konten anda berisi foto dan video yang tajam, dengan pencahayaan dan keseimbangan warna yang bagus, eye-catching, dan tidak blurry.

Selain itu, pastikan foto dan video Anda dapat “bercerita” dengan sendirinya. Adanya cerita yang muncul dari sebuah foto atau video dapat membuat audience semakin excited dan engaged terhadap posting-an tersebut.

Salah satu contoh konten yang menurut Ngoolie.id sangat visually attractive yaitu konten dari Oreo dalam mempromosikan salah satu dessert di Oreo Cafe.

Sumber: instagram.com/oreo/

6. Bagikan teaser dari barang atau jasa yang sedang dipasarkan

Jika anda sebentar lagi berencana meluncurkan suatu produk baru, maka Anda dapat menyertakan photo teaser atau video teaser terkait produk yang akan datang.

Layaknya sebuah movie trailer yang dirilis sebelum perilisan film tersebut, adanya teaser membuat audience lebih excited terhadap produk yang sebentar lagi rilis.

Teaser membuat anda dapat mempromosikan produk tanpa memberikan kesan bahwa anda sedang “mengejar-ngejar pembeli”.

Berikut ini contoh foto teaser warna dan rasa baru dari produk cemilan twile.id (@twile.id), yang menurut Ngoolie.id cukup bagus dalam memberikan kesan penasaran kepada pengikutnya.

Sumber: instagram.com/twile.id/

7. Berikan caption yang bagus dengan hashtag yang relevan

Posting­-an anda akan jauh lebih bermakna apabila anda menambahkan caption yang sesuai dengan tujuan promosi anda.

Keterkaitan antara foto atau video dengan caption yang anda sertakan dapat mempengaruhi audience engagement anda.

Selain itu, agar posting-an anda dapat dilihat lebih banyak orang, maka anda perlu menyertakan hashtag (tagar) yang umum digunakan oleh orang.

Berikan hashtag yang relevan dengan posting-an anda agar audience dapat lebih mudah mencarinya.

Namun, hashtag yang umum tidak perlu terus-menerus disertakan dalam setiap konten anda.

Agar produk yang anda tawarkan dapat lebih booming dan semakin menjadi bahan perbincangan antara audience anda, maka anda perlu membuat hashtag unik yang sesuai dengan tujuan promosi anda.

Salah satu contoh caption dan hashtag yang cukup terkenal yaitu hashtag #JustDoIt yang dibuat sebagai bentuk promosi dari Nike.

Sumber: instagram.com/nike/

8. Buat iklan bersponsor dan ajak influencers

Jika anda ingin mencapai lebih banyak konsumen yang potensial untuk produk anda, maka anda dapat membuat Instagram Ads atau meminta seorang influencer, public figure, dan selebgram untuk mempromosikan produk anda.

Orang akan merasa jauh lebih percaya pada produk anda apabila influencer atau public figure yang mereka follow membeli dan menggunakan produk anda.

Dengan ini, maka secara tidak langsung orang yang awalnya tidak tertarik dengan produk anda, malah akhirnya tertarik karena mereka melihat produk anda dari public figure yang mereka follow.

9. Libatkan audience lewat foto yang mereka post

Untuk dapat menciptakan konten yang bagus, anda tidak harus membuat konten sendirian.

Anda dapat melibatkan audience yang sudah anda punya untuk mengirimkan hasil potretannya terhadap suatu hal yang relevan dengan proses promosi anda saat itu.

GoPro (@gopro) merupakan salah satu akun yang cukup sering melakukan regram (memposting ulang) hasil potretan audience-nya.

Dari posting-an ini, maka GoPro secara tersirat mempromosikan action camera-nya lewat foto yang diambil audience-nya dengan menggunakan GoPro action camera.

Sumber: instagram.com/gopro/

Itulah 9 tips sederhana dalam melakukan Instagram marketing. Selamat mencoba dan semoga bisnis anda semakin berkembang dan sukses.